Another Sad Happy Day on 14th November

November 14, 2009 4:42 am -- Posted in : keep on hoping, life, Catatan Hati Comments (0)

14 November, yah harusnya ini jadi hari yang bahagia buatku. Tapi tiba-tiba momen ini berubah menjadi hari yang sedih. Well, bukan sedih juga, tapi bad mood. Dan semua itu hanya karena kegoisanku semata. Aku dan lagi-lagi aku. Its all about me! Hari yang kuharapkan bisa menjadi "hari yang sempurna" (at least buatku) hanya tinggal dalam otak aja! Ironis sekali, ketika banyak orang yang mendoakan agar aku bisa grow a day older, aku malah bertindak egois dan kekanak-kanakan. Yes i did!

Waktu tak dapat lagi kukembalikan agar ku bisa kembali ke beberapa jam lalu, di mana aku nggak marah, di mana aku nggak merasa kesel sama orang yang aku sayangi hingga membuat dia bete pagi ini. Mungkin penyesalan tak ada gunanya, toh pagi yang memang mendung ini telah berubah karena keegoisanku.

Hmm…buat seseorang yang telah aku buat bete pagi ini dengan racauanku yang kekanak-kanakan dan lebay…. im so sorry…  I will always be thankfull that.. Once in my life’s journey I’ve found my precious gift in this indescribable world, and that is YOU!!!

 

 

Kengen nge-blog…..

November 6, 2009 3:27 am -- Posted in : Uncategorized, life, Catatan Hati Comments (0)

Fiuh… rasanya udah lama banget nggak ngluarin sampah-sampah yang ada di otak ku di blog tercintaku ini. Gimana kabar Si starlighttercintamemoritiadaduanya? Selama ini aku selingkuhin si blog ini dengan FB dan juga Twitter. Dan sekarang saatnyalah aku kembali merangkai kata demikata di atas nya.

Semua itu juga disebabkan aku nya yang sibuk nulis proyek bareng Sino.

Sebuah proyek nulis bareng. Dari sebelum puasa, kita udah rencanain idepenulisan bareng ini. Dan proyek ini akhirnya kita namakan dengan proyek asem, lantaran bener-bener bikin asem dah ni proyek. Tapi setelah dipikir-pikir kok nggak enak di denger, jadi kita ubah namanya menjadi proyek "Lintang", biar bercahaya kayak lintang alias bintang (lebai mode on) ahahaha. 

Berhubung baru awal-awal, semangat nulis pun meluncur, ide utama cerita, kerangka penulisan per bab,pembagian tulisan, chatting durjana buat ngembangin ide, nulis, diskusi bareng, cari referensi, cari inspirasi,chat lagi, nulis lagi. 

Kebetulan aku yang kebagian nulis bab 1, aku ngebut nulis dan selesai dalam waktu 2 minggu lebih. setelah edit sana,edit sini naskah pun kukirim via e-mail ke Sino. Yes kalo begini caranya kayaknya bakalcepet kelar nih satu judul dengan cepat, secara yang ngerjain dua kepala.Aku terus optimistis hingga 1 minggu, 2 minggu, 3 minggu,dan sebulan berlalu. Nggak ada konfirmasi sama sekali. Huft… nggak sabar, aku langsung konfirm ke dia.

"No,gimana tulisannya?" tanyaku.

"Duh Nov sori, aku belum dapet ide," jawabnya enteng.

"What?? Trus mau sampai kapan?"

"Lebih baik kita urusin proyek nulis kita sendiri-sendiri dulu deh." jawabnya singkat.

Ke optimisanku langsung runtuh begitu aja tanpa permisi. Semangat ku hilang, ke mana api yang meluap-luap sepertipertama menjalankan proyek ini? Akhirnya kok jadi males juga, dan akhirnya larinya ke FB dan Twitter…

 

Mungkin ada baiknya aku meneruskan kembali menulis proyek pribadiku. Lebih cepat lebih baik,LANJUTKAN!!!! Yeah you can do it Nova (nyemangatin diri sendiri). Ganbatte,vielglueck!!!!

 

 

Tompi- Aku Jatuh Cinta

October 21, 2009 7:04 am -- Posted in : LIRIK Comments (0)

Hari ini aku telah jatuh cinta

Tak kan mampu aku menyangkalnya

Jatuh cinta kepadamu…

Sosok yang sering menjengkelkan aku

Sering menggangguku

Kau permainkan rasa hatiku

Namun kini aku berbalik, jatuh cinta dan bernyanyi

lalala lalala lalala lalalalalala lalala

 

**Aku jatuh cinta kepada dirimu orang yang tak pernah kubayangkan

    Tak pernah kumimpikan untuk bisa menjadi pacarku

 

Malam ini aku berniat untuk mengatakan rasa cintaku

Semoga tanganku berjodoh untuk bertepuk dengan cintamu

 

Aku jatuh cinta kepada dirimu orang yang tak pernah kubayangkan

Tak pernah kumimpikan untuk bisa menjadi pacarku….

Jadi pacarku…jadi pacarku

repeat **

 

Protected: Bertahan

September 27, 2009 8:49 am -- Posted in : Uncategorized, Catatan Hati Enter your password to view comments

This post is password protected. To view it please enter your password below:

Catatan Dari Tempat Paling Sunyi di Dunia

July 15, 2009 2:54 am -- Posted in : Uncategorized, Catatan Hati Comments (2)
>>Di sini, telah banyak kutorehkan jejak, luka, duka, suka, dan bahagia bersama mereka. Namun kini tempat ini tak lagi sama kurasa. Ada satu keanehan yang tiba-tiba mencuat dari dalam diriku yang kini telah merasuki tiap celah-celah pikiran dan jiwaku, yang membuatku harus memberi jarak pada mereka–yang selama ini telah menorehkan jejak, luka, duka, suka, dan bahagia bersamaku–bahkan mungkin memberi jarak pada diriku sendiri. Tapi bagaimana mungkin ini bisa terjadi dengan tiba-tiba seperti ini?

>>Barangkali aku telah berubah menjadi sosok yang tak lagi mengenal ataupun kukenal. Sosok yang tak lagi terbuka menerima jalan yang memang sudah seharusnya. Mungkin dari sinilah muncul sebuah hal yang pada akhirnya disebut dengan perpisahan. Tapi perpisahan terhadap apa? Terhadap orang-orang di sekitar atau bahkan perpisahan terhadap diri sendiri?

>>Setelah semua benar-benar terjadi, mungkin aku akan sendirian. Gamang, takut, aku takut ditinggalkan oleh mereka–yang telah menorehkan jejak, luka, duka, suka, dan bahagia bersamaku–tapi…tunggu!!! Bukankah selama ini mereka lebih sering meninggalkanku? AAARRRGGGHHH……!!!!!!

>>Apa? Apa yang kbutuhkan dari kehadiran mereka selain untuk mengusir semua rasa takutku akan kesendirian yang mendera? Aku tahu, aku tahu arti kehadiran mereka lebih dari itu. Aku selama ini memutuskan untuk bersama mereka karena ku telah menemukan keutuhan diri yang telah terefleksi dan bukan semata-mata untuk mencari keramaian belaka untuk mengusir ketakutanku akan kesepian.

>>Orang bilang hidup adalah pilihan. Namun pilihanku tak banyak, hanya tinggal memilih untuk bertahan dengan tetap bisa–menorehkan jejak, luka, duka, suka, dan bahagia bersama mereka–atau memilih untuk berbalik dan pergi. Aku tahu salah satu dari pilihan itu akan menjadi indah nantinya. Bertahan atau pergi, berhenti atau mengalir, statis atau bergerak, apapun itu kuyakin akan indah jika ku yakin, jika memang tepat, dan jika pada waktunya.

>>Mungkin dari titik inilah aku tahu hatiku, di dini hari, di fajar yang belum menyingsing, di embun yang menyembul. Hening. Kosong. Tak lagi seberagam warna-warni lengkung busur pelangi ataupun tak lagi semenarik senja dengan cahaya keemasan dan bias ungu pada mega-meganya. hanya tinggal polos. Biasa.

>>Perlahan-lahan, kurasa tak ada lagi aliran hangat yang sedari tadi mengalir dari beningnya mata. Kurasa kekosongan hatiku kini pun telah mendera mataku, mengisap seluruh airnya hingga mengering. Lantas bagaimana aku bisa tahu aku masih punya hati atau tidak karena konon jika seseorang masih bisa mengeluarkan air mata maka orang itu masih punya hati. ah sudahlah, toh hatiku hening, kosong, polos, biasa saja, jadi tak perlu air mata.

>>Lalu bias ini pun membelah, memecah, indah, walaupun aku memutuskan untuk berbalik pergi sendiri. Mencari pantai persinggahan dengan senja yang bagus, ombak, angin, matahari, nyiur, pasir yang hangat, air laut yang jernih hingga ku dapat melihat hingga ke dasarnya yang penuh karang cantik yang dibalut dengan ombak yang berdesis syahdu nan damai…lalu kutenggelam dalam pesona indah alam yang nyaman dan damai, dan aku pun tak berbalik tuk kembali.

PS: Phiuh…Di mana ku dapat temukan tempat damai seperti itu????

Daisypath Anniversary tickers