<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<!-- generator="wordpress/1.5.1-alpha" -->
<rss version="2.0" 
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
>

<channel>
	<title>STARLIGHT</title>
	<link>http://bintangku.blogsome.com</link>
	<description>tentang rasa yang tak bisa diungkapkan</description>
	<pubDate>Fri, 20 Nov 2009 04:26:13 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=1.5.1-alpha</generator>
	<language>en</language>

		<item>
		<title>Another Sad Happy Day on 14th November</title>
		<link>http://bintangku.blogsome.com/2009/11/14/another-sad-happy-day-on-14th-november/</link>
		<comments>http://bintangku.blogsome.com/2009/11/14/another-sad-happy-day-on-14th-november/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 14 Nov 2009 04:42:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bintangku</dc:creator>
		
	<category>keep on hoping</category>
	<category>life</category>
	<category>Catatan Hati</category>
		<guid>http://bintangku.blogsome.com/2009/11/14/another-sad-happy-day-on-14th-november/</guid>
		<description><![CDATA[	
14 November, yah harusnya ini jadi hari yang bahagia buatku. Tapi tiba-tiba momen ini berubah menjadi hari yang sedih. Well, bukan sedih juga, tapi bad mood. Dan semua itu hanya karena kegoisanku semata. Aku dan lagi-lagi aku. Its all about me! Hari yang kuharapkan bisa menjadi &quot;hari yang sempurna&quot; (at least buatku) hanya tinggal dalam [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<div class="storycontent">
<p>14 November, yah harusnya ini jadi hari yang bahagia buatku. Tapi tiba-tiba momen ini berubah menjadi hari yang sedih. Well, bukan sedih juga, tapi bad mood. Dan semua itu hanya karena kegoisanku semata. Aku dan lagi-lagi aku. Its all about me! Hari yang kuharapkan bisa menjadi &quot;hari yang sempurna&quot; (at least buatku) hanya tinggal dalam otak aja! Ironis sekali, ketika banyak orang yang mendoakan agar aku bisa grow a day older, aku malah bertindak egois dan kekanak-kanakan. Yes i did! </p>
	<p>Waktu tak dapat lagi kukembalikan agar ku bisa kembali ke beberapa jam lalu, di mana aku nggak marah, di mana aku nggak merasa kesel sama orang yang aku sayangi hingga membuat dia bete pagi ini. Mungkin penyesalan tak ada gunanya, toh pagi yang memang mendung ini telah berubah karena keegoisanku.</p>
	<p>Hmm&#8230;buat seseorang yang telah aku buat bete pagi ini dengan racauanku yang kekanak-kanakan dan lebay&#8230;. im so sorry&#8230;&nbsp; I will always be thankfull that.. Once in my life&rsquo;s journey I&rsquo;ve found my precious gift in this indescribable world, and that is YOU!!! </p>
	<p>&nbsp;</p>
	<div class="feedback">   		  </div>
	<p>&nbsp;</p>
</div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bintangku.blogsome.com/2009/11/14/another-sad-happy-day-on-14th-november/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Kengen nge-blog&#8230;..</title>
		<link>http://bintangku.blogsome.com/2009/11/06/kengen-nge-blog/</link>
		<comments>http://bintangku.blogsome.com/2009/11/06/kengen-nge-blog/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 06 Nov 2009 03:27:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bintangku</dc:creator>
		
	<category>Uncategorized</category>
	<category>life</category>
	<category>Catatan Hati</category>
		<guid>http://bintangku.blogsome.com/2009/11/06/kengen-nge-blog/</guid>
		<description><![CDATA[	Fiuh&#8230; rasanya udah lama banget nggak ngluarin sampah-sampah yang ada di otak ku di blog tercintaku ini. Gimana kabar Si starlighttercintamemoritiadaduanya? Selama ini aku selingkuhin si blog ini dengan FB dan juga Twitter. Dan sekarang saatnyalah aku kembali merangkai kata demikata di atas nya.
	Semua itu juga disebabkan aku nya yang sibuk nulis proyek bareng Sino.
	Sebuah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>Fiuh&#8230; rasanya udah lama banget nggak ngluarin sampah-sampah yang ada di otak ku di blog tercintaku ini. Gimana kabar Si starlighttercintamemoritiadaduanya? Selama ini aku selingkuhin si blog ini dengan FB dan juga Twitter. Dan sekarang saatnyalah aku kembali merangkai kata demikata di atas nya.</p>
	<p>Semua itu juga disebabkan aku nya yang sibuk nulis proyek bareng <a href="http://sinosaurus.blogspot.com">Sino.</a></p>
	<p>Sebuah proyek nulis bareng. Dari sebelum puasa, kita udah rencanain idepenulisan bareng ini. Dan proyek ini akhirnya kita namakan dengan proyek asem, lantaran bener-bener bikin asem dah ni proyek. Tapi setelah dipikir-pikir kok nggak enak di denger, jadi kita ubah namanya menjadi proyek &quot;Lintang&quot;, biar bercahaya kayak lintang alias bintang (lebai mode on) ahahaha.&nbsp;</p>
	<p>Berhubung baru awal-awal, semangat nulis pun meluncur, ide utama cerita, kerangka penulisan per bab,pembagian tulisan, chatting durjana buat ngembangin ide, nulis, diskusi bareng, cari referensi, cari inspirasi,chat lagi, nulis lagi.&nbsp;</p>
	<p>Kebetulan aku yang kebagian nulis bab 1, aku ngebut nulis dan selesai dalam waktu 2 minggu lebih. setelah edit sana,edit sini naskah pun kukirim via e-mail ke Sino. Yes kalo begini caranya kayaknya bakalcepet kelar nih satu judul dengan cepat, secara yang ngerjain dua kepala.Aku terus optimistis hingga 1 minggu, 2 minggu, 3 minggu,dan sebulan berlalu. Nggak ada konfirmasi sama sekali. Huft&#8230; nggak sabar, aku langsung konfirm ke dia.</p>
	<p>&quot;No,gimana tulisannya?&quot; tanyaku.</p>
	<p>&quot;Duh Nov sori, aku belum dapet ide,&quot; jawabnya enteng.</p>
	<p>&quot;What?? Trus mau sampai kapan?&quot;</p>
	<p>&quot;Lebih baik kita urusin proyek nulis kita sendiri-sendiri dulu deh.&quot; jawabnya singkat.</p>
	<p>Ke optimisanku langsung runtuh begitu aja tanpa permisi. Semangat ku hilang, ke mana api yang meluap-luap sepertipertama menjalankan proyek ini? Akhirnya kok jadi males juga, dan akhirnya larinya ke FB dan Twitter&#8230;</p>
	<p>&nbsp;</p>
	<p>Mungkin ada baiknya aku meneruskan kembali menulis proyek pribadiku. Lebih cepat lebih baik,LANJUTKAN!!!! Yeah you can do it Nova (nyemangatin diri sendiri). Ganbatte,vielglueck!!!!</p>
	<p>&nbsp;</p>
	<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bintangku.blogsome.com/2009/11/06/kengen-nge-blog/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Tompi- Aku Jatuh Cinta</title>
		<link>http://bintangku.blogsome.com/2009/10/21/tompi-aku-jatuh-cinta/</link>
		<comments>http://bintangku.blogsome.com/2009/10/21/tompi-aku-jatuh-cinta/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 21 Oct 2009 07:04:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bintangku</dc:creator>
		
	<category>LIRIK</category>
		<guid>http://bintangku.blogsome.com/2009/10/21/tompi-aku-jatuh-cinta/</guid>
		<description><![CDATA[	Hari ini aku telah jatuh cinta
	Tak kan mampu aku menyangkalnya
	Jatuh cinta kepadamu&#8230; 
	Sosok yang sering menjengkelkan aku 
	Sering menggangguku 
	Kau permainkan rasa hatiku 
	Namun kini aku berbalik, jatuh cinta dan bernyanyi
	lalala lalala lalala lalalalalala lalala
	&nbsp;
	**Aku jatuh cinta kepada dirimu orang yang tak pernah kubayangkan
	&nbsp;&nbsp;&nbsp; Tak pernah kumimpikan untuk bisa menjadi pacarku
	&nbsp;
	Malam ini aku berniat untuk [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>Hari ini aku telah jatuh cinta</p>
	<p>Tak kan mampu aku menyangkalnya</p>
	<p>Jatuh cinta kepadamu&#8230; </p>
	<p>Sosok yang sering menjengkelkan aku </p>
	<p>Sering menggangguku </p>
	<p>Kau permainkan rasa hatiku </p>
	<p>Namun kini aku berbalik, jatuh cinta dan bernyanyi</p>
	<p>lalala lalala lalala lalalalalala lalala</p>
	<p>&nbsp;</p>
	<p>**Aku jatuh cinta kepada dirimu orang yang tak pernah kubayangkan</p>
	<p>&nbsp;&nbsp;&nbsp; Tak pernah kumimpikan untuk bisa menjadi pacarku</p>
	<p>&nbsp;</p>
	<p>Malam ini aku berniat untuk mengatakan rasa cintaku </p>
	<p>Semoga tanganku berjodoh untuk bertepuk dengan cintamu </p>
	<p>&nbsp;</p>
	<p>Aku jatuh cinta kepada dirimu orang yang tak pernah kubayangkan</p>
	<p>Tak pernah kumimpikan untuk bisa menjadi pacarku&#8230;.</p>
	<p>Jadi pacarku&#8230;jadi pacarku </p>
repeat **
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bintangku.blogsome.com/2009/10/21/tompi-aku-jatuh-cinta/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Protected: Bertahan</title>
		<link>http://bintangku.blogsome.com/2009/09/27/bertahan/</link>
		<comments>http://bintangku.blogsome.com/2009/09/27/bertahan/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 27 Sep 2009 08:49:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bintangku</dc:creator>
		
	<category>Uncategorized</category>
	<category>Catatan Hati</category>
		<guid>http://bintangku.blogsome.com/2009/09/27/bertahan/</guid>
		<description><![CDATA[There is no excerpt because this is a protected post.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<form action="http://bintangku.blogsome.com/wp-pass.php" method="post">
	<p>This post is password protected. To view it please enter your password below:</p>
	<p><label>Password: <input name="post_password" type="password" size="20" /></label> <input type="submit" name="Submit" value="Submit" /></p>
	</form>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bintangku.blogsome.com/2009/09/27/bertahan/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Catatan Dari Tempat Paling Sunyi di Dunia</title>
		<link>http://bintangku.blogsome.com/2009/07/15/catatan-dari-tempat-paling-sunyi-di-dunia/</link>
		<comments>http://bintangku.blogsome.com/2009/07/15/catatan-dari-tempat-paling-sunyi-di-dunia/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 15 Jul 2009 02:54:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bintangku</dc:creator>
		
	<category>Uncategorized</category>
	<category>Catatan Hati</category>
		<guid>http://bintangku.blogsome.com/2009/07/15/catatan-dari-tempat-paling-sunyi-di-dunia/</guid>
		<description><![CDATA[	&gt;&gt;Di sini, telah banyak kutorehkan jejak, luka, duka, suka, dan  bahagia bersama mereka. Namun kini tempat ini tak lagi sama kurasa. Ada satu  keanehan yang tiba-tiba mencuat dari dalam diriku yang kini telah merasuki tiap  celah-celah pikiran dan jiwaku, yang membuatku harus memberi jarak pada  mereka&#8211;yang selama ini telah menorehkan jejak, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<div>&gt;&gt;Di sini, telah banyak kutorehkan jejak, luka, duka, suka, dan  bahagia bersama mereka. Namun kini tempat ini tak lagi sama kurasa. Ada satu  keanehan yang tiba-tiba mencuat dari dalam diriku yang kini telah merasuki tiap  celah-celah pikiran dan jiwaku, yang membuatku harus memberi jarak pada  mereka&#8211;yang selama ini telah menorehkan jejak, luka, duka, suka, dan bahagia  bersamaku&#8211;bahkan mungkin memberi jarak pada diriku sendiri. Tapi bagaimana  mungkin ini bisa terjadi dengan tiba-tiba seperti ini?</p>
	<p>&gt;&gt;Barangkali  aku telah berubah menjadi sosok yang tak lagi mengenal ataupun kukenal. Sosok  yang tak lagi terbuka menerima jalan yang memang sudah seharusnya. Mungkin dari  sinilah muncul sebuah hal yang pada akhirnya disebut dengan perpisahan. Tapi  perpisahan terhadap apa? Terhadap orang-orang di sekitar atau bahkan perpisahan  terhadap diri sendiri?</p>
	<p>&gt;&gt;Setelah semua benar-benar terjadi,  mungkin aku akan sendirian. Gamang, takut, aku takut ditinggalkan oleh  mereka&#8211;yang telah menorehkan jejak, luka, duka, suka, dan bahagia  bersamaku&#8211;tapi&#8230;tunggu!!! Bukankah  selama ini mereka lebih sering meninggalkanku?  AAARRRGGGHHH&#8230;&#8230;!!!!!!</p>
	<p>&gt;&gt;Apa? Apa yang kbutuhkan dari kehadiran  mereka selain untuk mengusir semua rasa takutku akan kesendirian yang mendera?  Aku tahu, aku tahu arti kehadiran mereka lebih dari itu. Aku selama ini  memutuskan untuk bersama mereka karena ku telah menemukan keutuhan diri yang  telah terefleksi dan bukan semata-mata untuk mencari keramaian belaka untuk  mengusir ketakutanku akan kesepian.</p>
	<p>&gt;&gt;Orang bilang hidup adalah  pilihan. Namun pilihanku tak banyak, hanya tinggal memilih untuk bertahan dengan  tetap bisa&#8211;menorehkan jejak, luka, duka, suka, dan bahagia bersama mereka&#8211;atau  memilih untuk berbalik dan pergi. Aku tahu salah satu dari pilihan itu akan  menjadi indah nantinya. Bertahan atau pergi, berhenti atau mengalir, statis atau  bergerak, apapun itu kuyakin akan indah jika ku yakin, jika memang tepat, dan  jika pada waktunya.</p>
	<p>&gt;&gt;Mungkin dari titik inilah aku tahu hatiku, di  dini hari, di fajar yang belum menyingsing, di embun yang menyembul. Hening.  Kosong. Tak lagi seberagam warna-warni lengkung busur pelangi ataupun tak lagi  semenarik senja dengan cahaya keemasan dan bias ungu pada mega-meganya. hanya  tinggal polos. Biasa.</p>
	<p>&gt;&gt;Perlahan-lahan, kurasa tak ada lagi aliran  hangat yang sedari tadi mengalir dari beningnya mata. Kurasa kekosongan hatiku  kini pun telah mendera mataku, mengisap seluruh airnya hingga mengering. Lantas  bagaimana aku bisa tahu aku masih punya hati atau tidak karena konon jika  seseorang masih bisa mengeluarkan air mata maka orang itu masih punya hati. ah  sudahlah, toh hatiku hening, kosong, polos, biasa saja, jadi tak perlu air  mata.</p>
	<p>&gt;&gt;Lalu bias ini pun membelah, memecah, indah, walaupun aku  memutuskan untuk berbalik pergi sendiri. Mencari pantai persinggahan dengan  senja yang bagus, ombak, angin, matahari, nyiur, pasir yang hangat, air laut  yang jernih hingga ku dapat melihat hingga ke dasarnya yang penuh karang cantik  yang dibalut dengan ombak yang berdesis syahdu nan damai&#8230;lalu kutenggelam  dalam pesona indah alam yang nyaman dan damai, dan aku pun tak berbalik tuk  kembali.</p>
	<p>PS: Phiuh&#8230;Di mana ku dapat temukan tempat damai seperti  itu????</div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bintangku.blogsome.com/2009/07/15/catatan-dari-tempat-paling-sunyi-di-dunia/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
	</channel>
</rss>
